2. Schedule Pipa & Pipa standard ASTM

Sebelumnya sempat dibahas beberapa data inputan yang harus ada terlebih dahulu sebelum kita dapat melakukan perhitungan Tegangan, yaitu Pressure Rating dan NPS. Untuk kesempatan kali ini akan dibahas data inputan lainnya adalah:
t1______WALL THICKNESS__________: 0.237188_INCHES____ 6.02_MM
MATERIAL SPECIFICATION__________: A53-B ASTM
Sy_SPECIFIED MIN. YIELD STRENGTH_ : 34953.43 PSI___ 2457.23 KG/CM^2

2. Pipe Schedule (ketebalan)
Dari pengertian NPS sebelumnya, kita dapat mengetahui OD masing-masing pipa. Akan tetapi untuk mengetahui ID (inside diameter) pipa sangat tergantung dari schedule pipa yang dipilih.

Istilah schedule (SCH) ini ditemukan untuk menentukan ketebalan pipa nominal serta
menunjukkan keseragaman/ standardiasi dimensi tebal pipa ketika akan membelinya.

Catatan :
PERLU DIINGAT DEFINISI KETEBALAN “NOMINAL” PIPA, KARENA UNTUK KEDEPANNYA KETIKA KITA AKAN MEMBAHAS “TEGANGAN KODE” AKAN ADA ISTILAH KETEBALAN PIPA SETELAH DIKURANGI OLEH CORROTION ALLOWANCE DAN MILL TOLERANCE. SELISIH ANTARA KETEBALAN INI CUKUP SIGNIFIKAN KETIKA KITA MENGHITUNG TEGANGAN-TEGANGAN KODE.

Schedule ini dinyatakan dengan nomor (5, 5S, 10, 10S, 20, 20S, 30, 40, 40S, 60, 80, 80S,100, 120, 140, 160), dimana semakin besar Sch. No maka semakin tebal.

Sch.No yang diikuti oleh huruf “S” ini mengacu pada ASME B36.19M yang terutama digunakan untuk pipa-pipa Stainless Steel (SS) dan ketebalannya bisa sama bisa juga berbeda dengan Sch.No yang tidak diikuti oleh huruf “S”. ASME B36.19M tidak meliputi semua ukuran pipa, karenanya persyaratan dimensional dari ASME B36.10M digunakan untuk pipa-pipa SS yang tidak ada di standard ASME B36.19M.

3. Material Pipe Schedule
Pembahasan mengenai material ini sangatlah luas dan tidak akan di paparkan secara rinci di sini. Penentuan material tidak hanya diperlukan untuk pipa saja akan tetapi dalam pemilihan elemen pipa lainnya seperti Tube, fitting (sambungan), flange (flens), gasket, dll.
Untuk singkatnya pipa yang sering digunakan adalah:
1. Pipa Carbon steel______: A53 Gr. A/B, A106 Gr. A/B/C, A333 Gr.1/Gr.6, API 5L
2. Pipa Stainless________: A312TP304/H/L; TP316/TP316L/TP316H
3. Pipa Alloy Steel_______: A335Gr.P1/P2/P5/P7/P9/P11/P12/P22.
4. Pipa Nikel __________: A333Gr.3/ Gr.8.
4. Minimum Tegangan Yield Pipa

Pengertian tegangan yield ini sama seperti pengertian akan pengetahuan bahan sewaktu
duduk di bangku kuliah, hanya setelah masuk dunia piping, batasannya lebih teliti untuk tiap spec material walaupun base materialnya sama-sama steel.

Berikut adalah data minimum yield pipa mengacu pada MSS SP-58 (1993 Edition) TABLE-1:
A53-A Carbon Steel____________ 2111 KG/CM^2
A53-B Carbon Steel____________ 2458 KG/CM^2
A106-A Carbon Steel___________ 2111 KG/CM^2
A106-B Carbon Steel___________ 2458 KG/CM^2
A106-C Carbon Sleel___________ 2814 KG/CM^2
A312-304 18CR-8Ni____________ 2111 KG/CM^2
A312-316 16CR-12Ni-2Mo_______ 2111 KG/CM^2

Catatan :
Tegangan yield pipa-pipa ini hanya diutarakan sekedar tambahan informasi dalam menghitung TEGANGAN-TEGANGAN DASAR, ketika nanti kita membahas TEGANGAN KODE, khususnya untuk B31.3 dan B31.1 maka batasan tegangan yang diizinkannya ada tersendiri, sementara untuk B31.4 batasan tegangan izinnya masih mengacu pada minimum tegangan yield* SF (Safety Factor).

TUJUAN:
1. Mendapatkan basic referensi dari mana datangnya schedule pipa
2. Mengenalkan sebagian material pipa yang mengacu ke standard ASTM

KESIMPULAN:
1. Standard ASME B36.10M adalah dasar referensi untuk mencari schedule (ketebalan) pipa baja tempa (wrought steel pipe) bersatuan Metric
2. Standard ASME B36.19M adalah dasar referensi untuk mencari schedule pipa Stainless Steel bersatuan Metric.
3. Schedule pipa yang berakhiran “S” digunakan untuk pipa Stainless Steel dan lebih tipis.
4. Batas tegangan yield ini masih digunakan untuk tegangan kode.

REFFERENSI:
1. ASME B36.10M Welded and Seamless Wrought Steel Pipe
2. ASME B36.19M Stainless Steel Pipe
3. Piping Material Selection & Applications_PETER SMITH_Elsevier
4. Piping HANDBOOK-7th ED

BERSAMBUNG …………………………………………………..
NEXT
Tegangan Normal
Tegangan Geser
Tegangan Gabungan

About these ads

Tentang demaryog

Seseorang yang lemah hingga tak bisa luput tuk selalu meminta pertolongan Allah SWT
Tulisan ini dipublikasikan di Kasus per kasus. Tandai permalink.

18 Balasan ke 2. Schedule Pipa & Pipa standard ASTM

  1. rachel berkata:

    cukup membantu untuk pengenalan dasar buat pelajar pemula. thanks..

  2. Slamet Ryanto berkata:

    Sangat membantu bagi kami yang masih awam di bidang ini, akan tetapi lebih bagus lagi kalau di beri pejelasan dan perhitungan antara sch dan ketebalan dari pipa tsb. terima kasih

    • demaryog berkata:

      Mas slamet terimakasih commentnya, tapi sependek pengetahuan sy konversi schedule pipa menjadi tebal tertentu adalah kesepakatan para manufacturer dlm menstandardisasikan pipa, dan aplikasinya sangat jarang sekali d pakai, kan tetapi kalo yg d maksud menghitung tebal pipa untuk tujuan desain baru d perlukan tuk selanjunya menjadi dasar untuk membeli pipa dgn schedule tertentu

      • david berkata:

        saya coba bantu pak.
        bapak bisa menggunakan software yg mnunjukkan lgsng pemilihan ID,OD,Sch,dan wallthickness. nama software tsb pipe data-pro. sofware lain sprt bentley auto pipe jg bisa,namun sulit..untuk yg lbh simpel hya utk prhitungan n pemilihan fitting n equipmentnya bs d pakai pipe data-pro,include the standard asme dll.
        thanks

      • demaryog berkata:

        Mas david, thanks buat masukkannya..

  3. poejeng berkata:

    kalo konversi tekanan untuk Sch ke X52 atau X… gimana caranya bos..

  4. Yeyen berkata:

    Selamat siang pak,saya sedang mencari pipa Sbb:

    20 Btg.Pipa H 6″ Sch 80 XS Seamless @6m (Ex.cina)
    10 Btg.Pipa H 8″ Sch 80 XS seamless @6m (Ex.cina)
    18 Btg.Pipa H 10″ Sch 60 Seamless @6m (Ex.cina)
    22 Btg.Pipa H 12″ Sch 80 XS Seamless @6m (Ex.cina)

    Demikian, saya mohon diberikan harga untuk item tersebut.Atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terima kasih.

    Yeyen
    089636389996

  5. ruzla berkata:

    waaah,,,terimakasih…bermanfaat sekali buat saya yang pemula sekali…
    ditunggu postingan lanjutannya pak …hehe

  6. Yadi_Setiadi berkata:

    Terimaksaih.
    sangat membantu :D

  7. Dicki berkata:

    kalo untuk batas suhunya bagaimana?

  8. Rufus berkata:

    Hello, Neat post. There’s an issue with your web site in internet explorer, might test this? IE still is the marketplace leader and a good component to other people will pass over your fantastic writing due to this problem.

  9. allmarcindia berkata:

    Thank you…………………………….

    Pipe Coupler
    Beam clamp

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s